
TANGERANG SELATAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pendidikan anak usia dini. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan Apresiasi Bunda PAUD Tahun 2025 yang digelar di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, Rabu (15/10).
Acara yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Tangsel ini menjadi bentuk penghargaan bagi para Bunda PAUD tingkat kecamatan dan kelurahan yang telah berperan aktif memperluas akses, meningkatkan mutu, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan anak usia dini di wilayah masing-masing.
Dalam ajang tersebut, Kelurahan Pondok Cabe Ilir berhasil meraih juara pertama tingkat kelurahan, disusul Pakulonan di posisi kedua dan Pamulang Barat di posisi ketiga. Sementara untuk tingkat kecamatan, Kecamatan Serpong dinobatkan sebagai juara pertama, diikuti Ciputat Timur dan Pamulang sebagai juara kedua dan ketiga.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyampaikan bahwa kegiatan apresiasi ini bukan sekadar perlombaan, tetapi bentuk pengakuan atas kerja nyata para Bunda PAUD dalam mendukung tumbuh kembang generasi emas bangsa.
“Apresiasi Bunda PAUD ini bukan sekadar lomba, melainkan bentuk pengakuan atas kerja nyata para Bunda PAUD di wilayah. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari langkah strategis menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Benyamin.
Lebih lanjut, Benyamin menegaskan komitmen Pemkot Tangsel dalam memperkuat lembaga-lembaga PAUD sebagai pondasi penting dalam sistem pendidikan di kota tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel, Deden Deni, menjelaskan bahwa arah kebijakan PAUD saat ini difokuskan pada percepatan wajib belajar 13 tahun, di mana satu tahunnya ditempuh di jenjang PAUD.
“Tantangan utama yang kami hadapi adalah meningkatkan kesadaran orang tua terhadap pentingnya pendidikan anak usia dini. Karena PAUD merupakan awal pembentukan karakter dan kemampuan anak,” ungkap Deden.
Dalam kesempatan yang sama, Bunda PAUD Kota Tangsel, Tini Indrayanthi menegaskan pentingnya peran Bunda PAUD dalam menyelaraskan kebijakan serta mendukung program prioritas nasional.
“Pendidikan anak usia dini adalah fondasi emas dalam kehidupan seorang anak. Melalui peran Bunda PAUD, kita wujudkan implementasi program PAUD Holistik Integratif dan Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan,” tutur Bunda Tini.
Sebagai penutup, Ketua Pokja Bunda PAUD Tangsel sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, RR Truetami Ajeng, menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas wilayah dalam menciptakan pendidikan anak usia dini yang bermutu.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mendorong implementasi kebijakan Gerakan PAUD Bermutu dan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan. Harapannya, acara ini bisa menjadi agenda rutin tahunan,” ujar Truetami.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Tangsel menegaskan kembali komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan anak usia dini yang berkualitas, kolaboratif, dan berorientasi pada masa depan generasi emas Indonesia. (Fachri)