
TANGERANG SELATAN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan dunia seni dan budaya lokal. Salah satu langkah nyatanya diwujudkan melalui kegiatan Standardisasi dan Sertifikasi bagi Pelaku Seni Budaya yang digelar di Hotel Sol Marina, Serpong, Selasa (28/10).
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan sanggar dan komunitas seni se-Kota Tangsel, serta menghadirkan narasumber kompeten dari Kementerian Kebudayaan, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah 8, dan Imaji Community.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para pelaku seni tentang pentingnya standardisasi dan sertifikasi profesi di bidang kebudayaan.
Melalui sertifikasi, para seniman diharapkan memiliki pengakuan formal atas kompetensi dan karya mereka, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap profesi pelaku budaya.
Program ini juga diharapkan menjadi pintu masuk bagi pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal, yang dapat mendorong kemandirian ekonomi para pelaku seni di Kota Tangsel.
Salah seorang narasumber, Citra Arindi, selaku perwakilan Kementerian Kebudayaan, menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh Dikbud Tangsel ini.
Ia menilai kegiatan seperti ini sangat penting dalam memperkuat kualitas dan daya saing pelaku budaya di tingkat daerah.
Citra juga berharap agar Dikbud Tangsel dapat terus mendorong para pelaku budaya untuk meningkatkan nilai dan kapasitas diri melalui sertifikasi, serta memberikan informasi yang komprehensif terkait proses dan manfaatnya.
Selain menjadi wadah peningkatan kapasitas individu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pelestarian kebudayaan daerah.
Dengan adanya sertifikasi, pelaku seni memiliki standar yang jelas dalam berkarya sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan akar tradisi.
Dikbud Tangsel menegaskan bahwa penguatan kapasitas pelaku seni dan budaya merupakan bagian penting dari strategi pembangunan kebudayaan daerah.
Melalui sinergi antara pemerintah, komunitas, dan lembaga profesional, Tangsel diharapkan dapat menjadi kota kreatif yang berbasis pada budaya dan kearifan lokal.
Dengan semangat kolaborasi dan profesionalisme, Dikbud Tangsel terus berkomitmen menghadirkan ekosistem kebudayaan yang produktif, inklusif, dan berdaya saing — demi terwujudnya kota yang kreatif, berbudaya, dan berkarakter.