
TANGERANG SELATAN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan (Dikbud Tangsel) bersama Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar Pelatihan Kompetensi Guru Sains.
Program yang dilaksanakan pada Rabu (19/11) di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel ini diikuti seluruh guru SMP mata pelajarn IPA se-Kota Tangsel.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil WaliKota Tangsel, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Deden Deni, serta narasumber dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Bandung.
Salah seorang narasumber, Wahyu Hidayat menyampaikan ahwa perkembangan ilmu fisika dan teknologi saat ini bergerak sangat cepat, sehingga guru dituntut untuk terus memperbarui pemahaman dan metode pengajarannya.
Menurut dia, pembelajaran fisika perlu diarahkan tidak hanya pada pemahaman teori, tetapi juga pada penerapan konsep melalui eksperimen dan pendekatan ilmiah.
Dalam hal ini, Wahyu menilai guru memiliki peran strategis dalam menumbuhkan rasa ingin tahu peserta didik agar mampu memahami dan mengapresiasi konsep-konsep fisika modern.
Melalui rangkaian workshop yang disajikan oleh narasumber dari Institut Teknologi Bandung, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya Project Based Learning sebagai strategi pembelajaran yang mendorong kolaborasi, pemecahan masalah, dan kemandirian belajar siswa.
Selain itu, dipaparkan pula bahwa metode praktikum yang terstruktur dan relevan dengan fenomena sehari-hari akan meningkatkan efektivitas pembelajaran fisika di kelas.
Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah daerah, Dikbud Tangsel, dan perguruan tinggi dalam meningkatkan kompetensi guru.
Dengan diadakannya kegiatan ini juga, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui forum tersebut dapat diimplementasikan secara optimal dalam proses pembelajaran, sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan sains di Kota Tangsel.